Pelaksanaan E-Test Eksaminasi Seleksi Hakim Tinggi Badan Peradilan Agama Tahun 2025 Di Pengadilan Tinggi Agama Makassar
Pelaksanaan e-Test Eksaminasi Calon Hakim Tinggi Badan Peradilan Agama Tahun 2025 bertempat di Ruang Sidang Lantai I PTA Makassar telah berlangsung selama dua hari yaitu pada tanggal 2–3 Februari 2026 sebagai tindak lanjut Surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Nomor 3485/DJA/KP1.1.2/XII/2025 tanggal 10 Desember 2025 tentang Pelaksanaan Fit and Proper Test dan Eksaminasi Berkas Perkara Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama Tahun 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 4 (empat) hakim tingkat pertama dari Pengadilan Agama sewilayah PTA Makassar sebagai bagian dari proses penilaian kualitas dan integritas calon Hakim Tinggi, ke 4 Hakim tersebut adalah Drs. Abd. Pakih, S.H., M.H. Hakim PA Sengkang, Drs. Ilyas Hakim PA Pinrang, Dra. Musabbihah, S.H.,M.H. Hakim PA Watampone dan Dra. Fahima, S.H., M.H. Hakim PA Makassar.

Pelaksanaan ujian menggunakan metode e-Learning dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) Mahkamah Agung RI, untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan ujian maka diawasi secara daring melalui Zoom Meeting serta pemantauan sistem menggunakan Ultra Viewer. Seluruh peserta juga didampingi oleh Tim Teknis dari PA dan PTA Makassar yang selalu sigap jika mengalami kendala atau masalah saat pelaksanaan ujian berlangsung.

Seleksi Calon Hakim Tinggi di lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung merupakan rangkaian proses ketat untuk menjaring hakim berintegritas. Tes meliputi seleksi administrasi, ujian e-learning (e-test), eksaminasi berkas perkara, serta wawancara kompetensi bahasa Arab dan bahasa Inggris untuk mewujudkan hakim berwawasan global.
Melalui kegiatan e-Test Eksaminasi ini, diharapkan akan terjaring calon Hakim Tinggi yang tidak hanya unggul secara akademis dan teknis yudisial, tetapi juga memiliki integritas tinggi serta komitmen kuat dalam memberikan pelayanan peradilan kepada masyarakat pencari keadilan. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh keseriusan dari seluruh peserta, mencerminkan kesungguhan para hakim dalam mempersiapkan diri untuk mengemban amanah yang lebih besar di lingkungan Peradilan Agama.
