• Ucapan Selamat Wakil KPTA Yusuf
  • Maklumat Pelayanan
  • Program Prioritas Badilag 2025
  • Banner Hak - Hak Anak
  • Banner Hak - Hak Perempuan
  • Banner MASIGA
  • Banner Assipa V2
  • Banner Buku Tamu Mandiri
  • Banner Inovasi
  • Banner1
  • Banner2
  • Banner3
  • Banner4
  • Banner7
  • Banner8
     PERHATIAN : Hati-Hati Terhadap Tindakan Penipuan Yang Mengatasnamakan Pimpinan, Pejabat dan Pegawai Pengadilan Tinggi Agama Makassar Terkait Dengan Perkara, Janji Mutasi dan Promosi dengan Permintaan Imbalan Sejumlah Uang.

PTA Makassar Gelar Wisuda Purnabakti Tiga Insan Peradilan Terbaik

Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Makassar menggelar wisuda purnabakti bagi tiga insan peradilan yang telah mengabdikan diri dalam menegakkan peradilan agama di Hotel Dalton, Kamis, 29 Januari 2026. Mereka adalah Wakil Ketua PTA Makassar Drs. H. Muhammad Alwi, M.H., serta Hakim Tinggi PTA Makassar Dra. Hj. Kamariah, S.H., M.H., dan Dra. Hj. Nurcaya Hi Mufti, S.H., M.H.

Acara wisuda purnabakti yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran hakim tinggi, Panitera dan Sekretaris PTA Makassar, para Ketua Pengadilan Agama beserta Panitera dan Sekretaris se-wilayah PTA Makassar, serta pejabat struktural dan fungsional PTA Makassar. Turut hadir Ketua Dharmayukti Karini PTA Makassar beserta anggota, Pengurus IPPA (Ikatan Purnabakti Peradilan Agama), Wakil Ketua, Hakim Tinggi dan Panitera Pengganti PTA Makassar yang telah memasuki masa purnabakti, serta para tamu undangan. Rangkaian acara dimulai dengan kedatangan Ketua PTA Makassar Dr. Drs. H. Khaeril R., M.H., memasuki ruangan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung. Suasana haru menyelimuti ruangan ketika Panitera Pengganti PTA Makassar Drs. Muhammad Amin, M.H., memimpin pembacaan doa. Dalam doanya, Panitera Pengganti memohon agar wisuda purnabakti dijadikan sebagai kegiatan formal yang bermakna. "Peliharalah persaudaraan, kekeluargaan, dan hubungan keakraban bersama kami. Limpahkan kesehatan yang prima dan umur yang panjang bagi para wisudawan. Kami yang masih aktif, bimbinglah kami dengan baik," pinta Panitera Pengganti dalam doanya. Acara dilanjutkan dengan pembacaan petikan Keputusan Presiden RI oleh Nurazizah Zainal, yang menandakan secara resmi berakhirnya masa tugas ketiga pejabat tersebut. Salah satu momen yang paling mengharukan adalah penampilan video perjalanan karir para wisudawan. Video menampilkan perjalanan karir Wakil Ketua PTA Makassar yang dikenal cerdas dan berintegritas, serta Hakim Tinggi Nurcaya dan Kamariah yang dikenal dengan kesederhanaannya dalam menjalankan tugas.

Ketua PTA Makassar Dr. Drs. H. Khaeril R., M.H., dalam sambutannya yang penuh makna menegaskan bahwa wisuda purnabakti merupakan salah satu tradisi positif di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada di bawahnya. "Wisuda purnabakti bukanlah acara seremonial pelepasan semata, melainkan momen bersejarah dan monumental untuk memberikan penghormatan tertinggi atas pengabdian dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh tiga insan terbaik tersebut selama bertugas di lembaga peradilan, khususnya Pengadilan Tinggi Agama Makassar," ujar Ketua PTA Makassar.

Ketua teringat dengan pepatah "Hidup tanpa bakti adalah kesia-siaan". Menurutnya, Drs. H. Muhammad Alwi, M.H., Dra. Hj. Kamariah, M.H., dan Dra. Hj. Nurcaya Hi Mufti, M.H., telah membuktikan bakti tersebut dengan mengakhiri masa tugas dengan catatan emas, tanpa cela, dan menjadi teladan bagi semua.

"Pencapaian ini adalah mahkota sesungguhnya dari karier seorang hakim dan aparatur peradilan. Purnabakti bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan puncak dari sebuah pengabdian yang panjang," tegasnya.

Ketua PTA Makassar menambahkan, bagi seorang pimpinan atau hakim tinggi, setiap lembar putusan yang telah ditandatangani bukan sekadar tinta di atas kertas, melainkan wujud ijtihad dalam menegakkan hukum dan keadilan di bumi pertiwi. "Kami semua menjadi saksi atas dedikasi, integritas, dan keteguhan bapak dan ibu dalam menjaga marwah hakim sebagai wakil Tuhan. Selama puluhan tahun mengabdi, bapak dan ibu telah memberikan teladan bahwa hukum tidak hanya harus ditegakkan dengan aspek yuridis, sosiologis, dan filosofis, tetapi juga dengan hati nurani dan kejujuran yang tak tergoyahkan," ujarnya.

Ketua PTA Makassar menyampaikan bahwa purnabakti adalah sunnatullah yang pasti dialami oleh setiap aparatur negara. "Purnabakti bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari babak kehidupan baru untuk menikmati kehangatan bersama keluarga tercinta," pesannya. Ia mengakui bahwa tanggung jawab besar yang dipercayakan kepada seorang hakim, terlebih sebagai hakim tinggi, tentu sangat berat seiring dengan semakin kompleksnya persoalan hukum yang dihadapi masyarakat. Namun, hal itu semua berhasil dilalui dengan selamat oleh Pak Alwi, Ibu Kamariah, dan Ibu Caya sampai ujung pengabdian. "Puluhan tahun bapak dan ibu telah mendedikasikan hidup di lembaga yudikatif, baik sebagai pegawai maupun sebagai hakim, berpindah tugas dari satu kota ke kota lainnya, dari tingkat pertama hingga tingkat banding. Hal ini bukanlah perkara mudah. Saya pahami bahwa banyak pengorbanan waktu dan pikiran untuk keluarga yang telah diberikan, sampai akhirnya sukses mengakhiri masa pengabdian hari ini tanpa meninggalkan satupun catatan kelam," ungkap Ketua PTA Makassar. Ia meyakini bahwa dalam perjalanan panjang karir yang telah dilalui, tentu tidak sedikit godaan dan ujian yang harus dihadapi. Namun berkat keikhlasan, kesungguhan, dan ketabahan, semuanya bisa teratasi dengan baik hingga akhirnya sampai pada garis finish pengabdian dengan terhormat. "Atas nama pribadi maupun atas nama lembaga Pengadilan Tinggi Agama Makassar, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas seluruh pengabdian dan dedikasi yang bapak dan ibu telah abdikan untuk kemajuan lembaga peradilan agama, khususnya di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Makassar," katanya.

Ketua PTA Makassar mengucapkan selamat memasuki masa purnabakti bersama dengan keluarga tercinta dan selamat bergabung menjadi Ikatan Purnabakti Peradilan Agama. "Semoga komunikasi dan silaturahmi tetap terjalin dengan insan-insan peradilan," harapnya.

Puncak acara ditandai dengan rangkaian simbolis pelepasan jabatan. Dimulai dengan penanggalan kalung jabatan dan pelepasan lambang hakim dari ketiga wisudawan, dilanjutkan dengan pengalungan kain sutera sebagai simbol penghormatan. Ketua PTA Makassar kemudian menyerahkan plakat penghargaan dan buket bunga kepada para wisudawan.

Acara ditutup dengan kirab wisudawan yang diiringi lagu Indonesia Pusaka, menciptakan suasana khidmat dan penuh kebanggaan atas pengabdian para insan peradilan yang telah menyelesaikan tugas mulianya dengan penuh kehormatan.

Kegiatan wisuda purnabakti diakhiri dengan foto bersama.


Statistik Perkara Banding

  • Jumlah Perkara Banding Yang Diterima Pada Tahun 2023
  • Jumlah Perkara Banding Yang Diterima Pada Tahun 2024
  • Jumlah Perkara Banding Yang Diterima Pada Tahun 2025

Agenda Kegiatan

Agenda Kegiatan Pimpinan serta Kegiatan Pada PTA Makassar
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30

Pimpinan, Panitera & Sekretaris

Ketua
Dr. Drs. Khaeril R, M.H.
Wakil Ketua
Drs. M. Yusuf, S.H., M.H.
Panitera
Dr. Hasanuddin, S.H., M.H.
Sekretaris
Dr. Abdul Mutalip, S.Ag., S.H., M.H.

© 2022 Pengadilan Tinggi Agama Makassar. All Rights Reserved.

ipv6 ready