Silaturahmi Dan Tasyakuran Keluarga Besar PTA Makassar Dan Ikatan Purnabakti Peradilan
Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Makassar menggelar Silaturahmi dan Tasyakuran bersama Ikatan Purnabakti Peradilan pada Rabu, 12 Februari 2025. Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua PTA Makassar, para Hakim Tinggi, Panitera dan Sekretaris, para Pejabat Sruktural dan Fungsional, seluruh aparatur PTA Makassar, serta para purnabakti peradilan. Acara ini berlangsung penuh keakraban dan sarat dengan pesan-pesan moral tentang pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas peradilan.

Dalam sambutannya, Ketua PTA Makassar Dr. Drs. H. Khaeril R., M.H., menegaskan bahwa integritas merupakan harga mati bagi setiap aparatur yang masih aktif bertugas. Beliau menyampaikan harapan besar kepada para purnabakti untuk turut mengawasi dan mengingatkan rekan-rekan yang masih aktif agar senantiasa menjaga marwah lembaga peradilan. "Kita harus saling mengingatkan untuk menjaga integritas agar marwah Mahkamah Agung tetap terjaga," demikian pesan yang disampaikan dengan penuh kesungguhan.

Dalam arahannya, Ketua PTA Makassar juga menyampaikan instruksi Ketua Mahkamah Agung (KMA) yang menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara hakim dan seluruh unsur peradilan, tidak saling mencederai, menghindari komentar yang menyinggung, serta mempererat tali silaturahmi.
"Apa yang kita dapatkan saat ini adalah buah dari perjuangan para pendahulu kita. Karena itu, marilah kita selalu memberikan yang terbaik," ujar Ketua PTA Makassar, menutup sambutannya dengan mengutip hadis tentang keutamaan bersedekah sebagai pengingat spiritual bagi seluruh hadirin.

Sementara itu, Ketua Ikatan Purnabakti dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi dan donasi yang diberikan. Beliau mengingatkan seluruh hadirin untuk tidak melupakan sejarah, seraya mengutip semangat pidato Presiden Soekarno. "Apa yang kita alami sekarang merupakan proses dari perbuatan terdahulu. Ini bukan sesuatu yang runtuh, melainkan sesuatu yang berproses," tuturnya. Beliau berharap silaturahmi yang terjalin dapat membawa keberkahan dan mendorong seluruh aparatur untuk lebih amanah dalam menjalankan tugas.


Kegiatan Silaturahmi dan Tasyakuran ini ditutup dengan sesi foto bersama antara seluruh aparatur aktif dan para purnabakti, sebagai simbol kebersamaan dan komitmen bersama dalam menjaga martabat serta integritas lembaga peradilan agama di wilayah Sulawesi Selatan.
